Minggu, 15 April 2018 Mazmur 4:1-9 TIDUR DENGAN TENTERAM
Minggu, 15 April 2018 Mazmur 4:1-9
TIDUR DENGAN TENTERAM
Susah tidur, jangan dianggap sepele. Bisa jadi itu adalah penyakit. Ada sebuah penyakit bernama insomnia yaitu penyakit susah tidur. Konon katanya salah satu penyebabnya ialah stres. Stres karena sedang menghadapi tekanan berbagai masalah. Tekanan tersebut sampai ke tempat tidur sehingga mata amat susah tertutup rapat.
Dari kesaksian dalam Alkitab, kita mengetahui bahwa Raja Daud mengalami berbagai kesesakan dalam hidupnya. Raja Daud mengakui bahwa dia memiliki banyak sekali lawan yang selalu menginginkan kecelakaannya. Hebatnya, di saat sedang menghadapi berbagai kesesakan, Raja Daud masih sempat mengungkapkan pujian kepada Tuhan. Lebih tepatnya, pujian tersebut diungkapkan dalam bentuk doa. Ia mengungkapkan bahwa: “Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!” (ay.2). Doa menjadi wujud penyerahan diri Raja Daud kepada Tuhan. Dalam penyerahan diri tersebut, Raja Daud mengakui bahwa ia dapat membaringkan diri dengan tenteram lalu segera tidur (ay.9). Artinya, di tengah kesesakan hidup, raja Daud masih dapat tidur pada malam hari dengan tenteram karena penyerahan diri kepada Tuhan.
Kesesakan apa yang sedang menimpa kehidupan saudara dan saya? Sangatlah manusiawi apabila kesesakan tersebut membuat kehidupan kita tidak nyaman, bahkan tidurpun susah. Dari pada terus mempersalahkan keadaan, lebih baik ambil waktu dan sampaikan masalah saudara kepada Tuhan sebagai wujud penyerahan diri. Dan nikmatilah ketenteraman dari Tuhan ketika kita membaringkan diri di tempat tidur. Amin
Diposting tanggal 12 Apr 2018
