Kamis 22 Maret 2018 (Pekan PI hari keempat) Ulangan 16:1-17 KARYA BESAR ALLAH
Kamis 22 Maret 2018 Ulangan 16:1-17
(Pekan PI hari keempat)
KARYA BESAR ALLAH
Masih dalam suasana “Minggu Pekan Pekabaran Injil”, hari ini kita belajar tentang kehidupan umat Tuhan yang melakukan syukuran kepada Tuhan melalui ketentuan hari raya. Bagi bangsa Israel, perayaan agama sangatlah berarti bagi pembaharuan iman umat. Itulah sebabnya Allah selalu meminta umat-Nya untuk senantiasa merayakan perayaan agama (ay. 1). Tiap-tiap perayaan memiliki makna masing-masing, namun bertujuan agar umat menyadari semua kebaikan Tuhan dan hidup mengasihi Tuhan.
Perayaan paskah khususnya bermaksud untuk mengingatkan kembali peristiwa keluaran dari Mesir. Dalam perayaan ini umat harus melakukan kegiatan-kegiatan ritual seperti mempersembahkan korban berupa hewan (ay. 2), sebagai tindakan simbol sebagai penyerahan diri umat kepada Allah Israel satu-satunya. Keunikan dari kegiatan ini harus dilakukan di tempat yang dipilih Allah (ay. 2,6,7). Pemusatan ibadah di tempat yang dipilih Allah ini bertujuan agar, (1) Umat tidak memiliki hati dan sikap yang bercabang. Melalui perayaan paskah itu hati, pikiran dan jiwa umat ditujukan kepada Allah saja yang telah membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir. (2) Umat diingatkan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang bertentangan dengan jalan Tuhan, berbagai ketetapan, peraturan dan hukum yang relevan pada waktu itu.
Kesukaan dan penderitaan dalam memperkenalkan Allah melalui Pekabaran Injil merupakan pengalaman yang menantang, bukan saja umat Israel ketika memperkenalkan Allah kepada bangsa-bangsa lain, tetapi juga melalui kita. Penderitaan Allah di dalam Kristus yang rela menderita untuk menebus dosa, adalah bagian dari cara Allah untuk menyatakan anugerah-Nya kepada manusia. Karena itu marilah kita terus memperkenalkan karya Allah melalui pekabaran Injil. Terpujilah Kristus,Amin
Diposting tanggal 19 Mar 2018
