Kamis, 14 November 2019 Roma 1:18-23 MURKA ALLAH (KasengkeanNa Puang Matua)
Kamis, 14 November 2019 Roma 1:18-23
MURKA ALLAH
(KasengkeanNa Puang Matua)
Suatu hari seorang ayah yang bekerja sebagai polisi lalu lintas memergoki anaknya melakukan pelanggaran lalu lintas. Sesampainya di rumah, sang ayah menghukum anaknya dengan cambukan yang di barengi dengan satu kalimat yang berulang kali di katakannya “aku mengajarkan aturan itu pada semua orang tetapi kau sendiri yang menghianati ajaranku”.
Perasaan inilah yang di alami Allah ketika ia mendapati manusia melakukan pelanggaran di hadapan-Nya. Dalam ayat ini, Paulus mencoba menegaskan pengajarannya bahwa murka Allah akan di alami oleh orang-orang yang dengan sengaja tidak mau mengenal Allah dan memuja pemikirannya sendiri. Paulus menegaskan bahwa Allah dalam anugrah-Nya memang mengasihi semua orang tanpa terkecuali tetapi anugrah Allah itu hanya akan menjadi anugerah jika seseorang itu menyambutnya dengan iman, tetapi bagi mereka yang tidak mengakui dan mempercayainya walaupun sudah mengenal bagaimana Allah hanya akan mendapat murka Allah. Dan tidak akan ada sesuatu apapun yang dapat membebaskan manusia dari murka Allah selain dari kasih Allah itu sendiri.
Firman Tuhan kali ini hendak menjelaskan kepada kita bahwa hakikat dosa menyebabkan murka Allah dinyatakan. Melawan Allah berarti kita berupaya menempatkan diri sendiri pada tempat yang dapat mendatangkan murka Allah. Ketika kita menolak kebenaran, kehormatan dan kemuliaan Tuhan dengan berupaya menyepelehkan kemuliaan-Nya lalu kita memuliakan diri sendiri maka murka itu akan menghampiri kita. Karena itu kenal dan akuilah Allah dalam lakumu dan hormatilah Allah sebagai pemilik kehidupan kita. Terpujilah Kristus. Amin
Diposting tanggal 04 Nov 2019
