Rabu, 9 Mei 2018 Ulangan 11:18-21 MENEBAR BERKAT DARI ALLAH
Rabu, 9 Mei 2018 Ulangan 11:18-21
MENEBAR BERKAT DARI ALLAH
Dalam menjalani hidup yang diberikan Tuhan kepada kita, sering kali kita diperjumpakan dengan orang-orang yang tidak kita duga. Disadari atau tidak, dalam setiap perjumpaan itu, kita kadang kala di tempatkan Tuhan sebagai penebar berkat, ataupun sebaliknya sering terjadi bahwa perjumpaan yang kita alami itu juga mendatangkan berkat dari Allah terhadap diri kita. Melalui kejadian-kejadian itu sering kali kita tidak sadar bahwa berkat Tuhan turun kepada kita melalui orang-orang yang tidak istimewa sekalipun.
Renungan kita kali ini adalah sebuah perintah untuk tetap menjadikan hidup kita ini sebagai simbol berkat dari Allah. Dengan menaruh perkataan Allah dalam setiap perjumpaan adalah sebuah bentuk menebar berkat dari Allah. Bukan hanya untuk orang lain, melainkan juga untuk diri kita sendiri. Panjang umur adalah salah satu janji Allah kepada kita, jika kita menjadi simbol berkat Allah untuk semua orang yang kita jumpai.
Menjadikan perjumpaan sebagai tempat menebarkan berkat adalah tanggungjawab setiap kita yang disebut sebagai orang percaya. Perjumpaan demi perjumpaan itu mesti dijadikan sebagai sebuah saluran untuk menebar berkat dari Allah. Meskipun kadang kala orang tidak menganggap kita sebagai orang yang spesial baginya, namun semangat menebar berkat dari Allah untuk semua orang harus senantiasa menjadi semangat kita. Perjumpaan itu tidak untuk menjadikan diri kita lebih dari orang lain, atau menjadikan diri kita kecil dari pada orang yang kita jumpai itu. Namun semangatnya adalah, agar orang-orang yang kita jumpai menyatakan: “melihatmu seakan melihat kemuliaan Allah!” Amin
Diposting tanggal 03 May 2018
