Minggu, 25 Agustus 2019 Mazmur 71:1-11 BERHARAP PADA PERTOLONGAN TUHAN Urrannuan pa’tunduanna Puang Matua
Minggu, 25 Agustus 2019 Mazmur 71:1-11
BERHARAP PADA PERTOLONGAN TUHAN
Urrannuan pa’tunduanna Puang Matua
Dalam masyarakat Toraja kita sering mendengar istilah “La tuo baturaki`ka!”. Bahwa tidak seorang pun yang dapat bertahan hidup selamanya. Ungkapan ini merupakan sebuah kesadaran bahwa manusia itu terbatas terutama terbatas menjalani kehidupan di bumi.
Pemazmur telah berada pada usia yang sudah lanjut sehingga kekuatan fisiknya semakin melemah. Dalam keadaan seperti itu ia merasa terancam (ay.1). Ia mengadukan perkataan musuh-musuhnya yang menganggap bahwa Allah telah meninggalkan pemazmur dan tidak ada yang dapat melepaskannya sehingga ia dengan mudah di kejar dan di tangkap (ay.10-11) Ia bermohon kepada Allah agar di luputkan dari ancaman tersebut. Pemazmur menjadikan Allah sebagai tempat perteduhan yang diyakini dapat meluputkan dia dari orang fasik (ay.2-4). Selain itu pemazmur memohon sekiranya mungkin Tuhan tidak meninggalkannya di usia-usia yang semakin tak berdaya (ay.9). karena itulah ia tetap berharap agar Tuhan selalu menolongnya dari tekanan orang-orang di sekitarnya (ay.12-13). Sebab sejak dari masa mudanya ia terus menyaksikan cara Tuhan bekerja dalam perjalanan kehidupannya (ay.5-7).
Pemazmur telah menunjukkan bahwa sejak masa mudanya sampai pada masa tuanya pemazmur tetap berpegang teguh mengharapkan pertoloangan dari Tuhan. Lalu bagaimana dengan kehidupan kita, apakah kita juga masih mengharapkan pertolongan Tuhan dalam memaknai dan menjalani kehidupan keseharian kita?. Apakah masih ada waktu yang kita siapkan untuk sejenak merenungkan kebaikan Tuhan yang terus menerus dinyatakan kedalam kehidupan kita?. Tuhan memberkati. Amin
Diposting tanggal 21 Aug 2019
