Selasa, 23 Oktober 2018 Ibrani 6:13-20 PENGHARAPAN YANG PASTI
Selasa, 23 Oktober 2018 Ibrani 6:13-20
PENGHARAPAN YANG PASTI
Setiap kapal yang berlayar di laut membutuhkan jangkar. Jangkar berguna untuk menahan dan menjaga keseimbangan kapal agar tahan dari angin yang kencang, gelombang atau ombak sehingga kapal akan berlabuh dengan aman. Setiap apa yang kita lakukan pasti punya tujuan yang jelas dan proses yang sudah terencana. Siapapun tidak akan pernah bisa melewati terowongan gelap tanpa arah dan alat bantu penerangan karena setiap tujuan perjalan kita, kita ingin tiba pada tujuan yang jelas dan pasti.
Dalam perikop ini kita melihat bagaimana Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham. Janji Allah disertai dengan sumpah untuk mempertegas bahwa Allah serius dan apa yang dikatakan-Nya adalah benar/fakta bukan teori. Hal ini dilakukan untuk sebuah alasan karena Allah ingin menjadikan Abraham sebagai seorang yang sungguh-sungguh beriman agar dapat menjadi bapa orang-orang yang beriman. Dalam menunggu janji Allah itu, Abraham juga dibentuk menjadi pribadi yang sabar. Kesabaran itulah yang membawa Abraham melihat waktu dan cara Allah menjawab pengharapannya. Dikatakan bahwa pengharapan kita adalah sauh/jangkar yang kuat dan aman bagi kita. Karena itu keputusan Abraham untuk berpengharapan kepada Allah adalah sebuah keputusan yang terbaik.
Kalau hari ini kita sedang dalam masalah, pergumulan, keinginan yang mungkin sudah lama kita jalani dan belum menemukan hasil atau jalan keluar jangan berputus asa. Kita belajar dari bacaan kita hari ini bahwa pengharapan menolong kita untuk tetap setia dan fokus pada janji Tuhan. Lakukan apa yang menjadi tanggungjawab kita dan Dia yang adalah Allah kita akan melakukan bagian-Nya dengan cara dan waktu-Nya sendiri. Karena Kristus adalah “YA” bagi semua janji Allah dan itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “AMIN” untuk memuliakan Tuhan (bnd.2 Kor.1:20). Terpujilah Kristus. Amin
Diposting tanggal 17 Oct 2018
