Minggu, 2 Agustus 2020 Matius 131:1-3 BERSERAH KEPADA-NYA Massorongan lako kaleNa
Minggu, 2 Agustus 2020 Matius 131:1-3
BERSERAH KEPADA-NYA
Massorongan lako kaleNa
Tuhan di sorga dan kita di bumi. Dia besar melebihi segala sesuatu. Dia adalah pencipta dan kita hanya ciptaan. Tidak ada suatu hal apapun yang bisa menandingi-Nya. Dengan demikian, manusia menyadari bahwa siapakah kita ini di hadapan Allah.
Seperti pemazmur yang dalam kerendahan hatinya bergantung penuh pada pertolongan Tuhan. Sikap ini timbul karena pemazmur menyadari bahwa dihadapan Tuhan manusia tidak berdaya dan tak mampu berbuat apa-apa. Setelah melalui pergumulan panjang pemazmur membuang keinginan sombongnya serta kebanggaan dirinya yang berlebihan. Kini pemazmur dapat menyatakan dirinya bebas dari sikap terdahulu berupa keangkuhan dan ambisi yang tidak terkendali. Pemazmur telah membuat jiwa atau batinnya tenang dan sabar sehingga dia kini seperti anak yang sudah disapih dari pangkuan ibunya. Suatu keadaan yang dirindukan oleh semua umat Tuhan adalah ketenangan dan kedamaian yang digambarkan bagai seorang anak yang disapih berbaring dekat dengan ibunya (ay.2). Keadaan di sekeliling anak tidak terlalu mempengaruhi bila ia berada dekat dengan ibunya karena baginya ibunya sanggup menjamin keamanan.
Demikian pula halnya apabila umat berada dekat dengan Tuhannya, tidak ada satupun yang sanggup merebut kemenangan dan kedamaian yang terjamin dalam Tuhan. Mari kita terus belajar menyerahkan semuanya kepada Tuhan yang maha Kuasa dan sumber hikmat maka Dia akan menunjukkan jalan yang terbaik untuk kita dan menjadi berkat bagi sesama. Karena itu milikilah kerendahan hati sebagai wujud iman di hadapan Tuhan serta selalu tunduk pada kedaulatan dan hikmat-Nya. Amin
Diposting tanggal 28 Jul 2020
