Minggu, 19 Juli 2020 Wahyu 14:14-20 TUAIAN Peparean
Minggu, 19 Juli 2020 Wahyu 14:14-20
TUAIAN
Peparean
Sebagai seorang anak petani, saya cukup tahu seperti apa kehidupan yang dimiliki oleh seorang petani. Bangun pagi-pagi, sarapan lalu turun sawah, makan siang di pematang dan pada sore hari pulang rumah. Demikian selanjutnya dari waktu ke waktu. Mengapa mereka tidak bosan dengan ritme kehidupan yang demikian? karena ada satu pengharapan yang pasti yakni pengharapan yang menjiwai semangat hidup mereka, yaitu: tuaian pada masanya (mepare ke attunnami)
Wahyu 14:14-20 menyatakan kepada orang percaya tentang adanya kepastian tuaian di bumi. Tuaian yang dibagi dalam dua kelompok. Pertama dikerjakan oleh Anak Manusia yang duduk di atas awan putih bermahkotah emas di atas kepala-Nya. Kedua, tuaian yang dikerjakan oleh malaikat atas buah-buah pohon anggur di bumi. Penglihatan Yohanes ini menjelaskan akan masa kepastian tuaian yang akan terjadi di bumi ini.
Sebagaimana keluarga petani, tuaian adalah peristiwa sukacita orang percaya untuk menikmati hasil jerih payahnya ketika setia dalam mengerjakan imannya kepada Yesus selama hidupnya di bumi. Pergumulan akan selalu mewarnai kehidupan seperti petani yang menghadapi masa-masa paceklik, entah oleh hama tanaman, ataupun kemarau bahkan oleh hujan banjir, tetapi mereka tidak pernah berhenti terus bertani. Demikianlah bagi orang percaya yang sudah memiliki kepastian hidup kekal di dalam Kristus Yesus. Godaan-godaan untuk beralih dari setia menjadi tidak setia akan selalu ada. Bentuk kehadiran-Nya bisa berupa pergumulan yang berat, ataupun hadir dalam bentuk yang menyenangkan perasaan. Karena itu, tetaplah fokus kepada Kristus yang telah memberi kepastian hidup kekal. Amin
Diposting tanggal 16 Jul 2020
