Jumat, 23 Agustus 2019 Yeremia 6:27-30 DI UJI UNTUK DIMURNIKAN Disudi ladipamatasak
Jumat, 23 Agustus 2019 Yeremia 6:27-30
DI UJI UNTUK DIMURNIKAN
(Disudi ladipamatasak)
Suatu hari seseorang ingin menanak air. lalu dibukalah keran air untuk mengisi air kedalam wadah. Namun air yang keluar dari keran sangatlah kotor sehingga diambilnyalah sebuah kain untuk menyaring, tetapi warna air tetap kotor. Dipakainyalah beberapa alat lain dan dicoba berulang ulang namun air tetap saja kotor. Niat menanak air diurungkan sehingga ia membuang air kotor tersebut.
Allah menugaskan Yeremia untuk menguji umat karena umat perlu di selidiki. Namun setelah di lebur, tidak ada hasil yang murni keluar dari peleburan itu karena kotoran logam tak juga meleleh dan hilang. Berbagai macam cara Ia buat demi kemurnian dan kebersihan umat tetapi tetap saja umat masih hidup dalam kedurhakaan, pemfitnah dan perilaku yang busuk padahal puputan sudah sangat panas (ay. 28-29). Ujian untuk pemurnian itu seolah-olah menjadi sia-sia karena tak ada hasilnya. Tuhan menolak umat sama seperti perak yang di tolak karena tak berhasil dimurnikan (ay.30). Akibatnya Allah akan membuang umat dari tanah-Nya sebagai hukuman bagi mereka karena tidak di temukan kemurnian di dalamnya.
Bagaimana dengan kita? kira-kira apa yang Tuhan akan temukan dalam diri kita jika Dia menguji kita? Kotoran atau apa?. Karena itu bukalah kehidupan kita di hadapan Allah, biarkan Allah menyelidikinya. Berdoalah kepada Tuhan agar Ia menyatakan apa yang masih menjadi sampah di dalam kehidupan kita yang membuat kita tidak berkenan kepada-Nya. Bersandar dan berharaplah pada Tuhan dalam tuntunan Roh Kudus, supaya kehidupan kita yang kotor dapat dimurnikan sehingga hidup kita tidak terbuang saat penghakiman. Tuhan dimuliakan. Amin
Diposting tanggal 21 Aug 2019
