Jumat, 19 Oktober 2018 Wahyu 17:8-14 RAJA DI ATAS SEGALA RAJA
Jumat, 19 Oktober 2018 Wahyu 17:8-14
RAJA DI ATAS SEGALA RAJA
Raja adalah pimpinan tertinggi dari sebuah kerajaan, dan diatasnya tidak ada lagi pimpinan atau kekuasaan yang dapat mengintervensi keputusannya. Tapi Yohanes dalam penglihatannya memberi suatu gambaran bahwa ada raja di atas segala raja.
Kerajaan-kerajaan di bumi dipimpin oleh rajanya masing- masing. mereka muncul dengan kekuatan yang berbeda setiap zamannya. Sama dengan kerajaan Romawi yang didirikan di atas tujuh bukit. Mereka dipimpin oleh tujuh raja pada zaman Romawi kuno. Angka tujuh melambangkan angka sempurna. Kerajaan-kerajaan itu mewakili kekacauan, namun kebanyakan diantaranya (lima) telah tiada. Artinya bahwa kerajaan kekacauan itu telah berahir sebagai kerajaan iblis yang termanipestasi dalam diri raja-raja Romawi seperti Kaisar Nero. Mereka telah menyiksa orang-orang percaya dan pengikut Kristus. Mereka tidak lain adalah anti Kristus. Mereka berperang melawan Anak Domba (Kristus). Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka yang bersama-sama dengan Dia yaitu orang percaya juga akan menang, yaitu mereka yang telah terpanggil dan yang telah terpilih karena kesetiaan.
Sesungguhnya kerajaan iblis telah dibungkam oleh Yesus Kristus. Ia adalah Raja di atas segala raja, Ia telah mengalahkan segala kekuasaan termasuk kerajaan iblis. Kemenangan-Nya adalah juga kemenangan kita selaku orang percaya pada-Nya. Karena itu tetaplah percaya dan setia pada-Nya karena Dia adalah Allah yang memiliki kedaulatan tertinggi yang mengenal lebih dalam bagaimana kehidupan kita. Dan karena Dia adalah Raja maka serahkanlah hidup kita kepada-Nya agar kehidupan kita senantiasa berada dalam pemeliharaan dan perlindungan-Nya. Terpujilah Kristus sang Raja. Amin
Diposting tanggal 17 Oct 2018
