Jumat, 13 November 2020 Wahyu 16:8-21 KEADILAN ALLAH DITEGAKKAN (Bantang tu pangallu’-Na Puang Matua) God’s Justices to be Enforced
Jumat, 13 November 2020 Wahyu 16:8-21
KEADILAN ALLAH DITEGAKKAN
(Bantang tu pangallu’-Na Puang Matua)
God’s Justices to be Enforced
Setiap perbuatan pasti ada resiko atau konsekuensinya. Lebih-lebih ketika perbuatan itu dapat merugikan orang lain atau lingkungan alam sekitar. Perbuatan yang seperti ini bagi pelakunya pasti ada hukuman walaupun berbeda jenis hukumannya.
Bacaan kita hari ini mengungkapkan tindakan Allah kepada manusia dan sekaligus lanjutan dari bacaan kita kemarin, 3 malaikat telah menumpahkan cawannya. Malaikat yang ke-4 sampai malaikat yang ke-7 gilirannya menumpahkan cawannya ke tempat yang berbeda. Ada yang ditumpahkan ke atas matahari, ke atas takhta binatang, ke sengai-sungai besar, dan ke angkasa. Ini menandakan bahwa tidak ada satu pun yang bisa luput ketika Allah menegakkan keadilan kepada kebebalan manusia. Setiap murka Allah yang dituangkan ke dunia tidak membuat mereka bertobat. Kegelapan hati mereka semakin menjadi-jadi (ay 16:9,11,14,21). Peristiwa ini mirip seperti yang terjadi pada diri Firaun, dimana Allah mengeraskan hati Firaun. Demikian juga dengan manusia akhir zaman dimana Allah mengeraskan hati yang gelap menjadi lebih pekat.
Betapa ngeri kedahsyatan murka Allah serta kebinasaan yang diakibatkannya. Untuk itulah kita harus berjaga-jaga sebab hari murka Tuhan tersebut seperti pencuri. Berjaga-jaga adalah sifat sejati seorang beriman. Kita yang kini tertekan secara rohani karena melihat kejahatan makin biadab dan makin menjadi-jadi boleh terhibur bahwa semua itu kelak akan dimusnahkan dan ditiadakan oleh murka-Nya yang adil. Karena itu, berbahagialah kita yang saat ini tetap setia dan senantiasa berjaga-jaga karena kita tidak tahu kapan Kristus datang kembali menegakkan keadilan-Nya di bumi. Amin
Diposting tanggal 09 Nov 2020
