Rabu, 27 Mei 2020 1 Raja-Raja 8:68:62 AKU DAN PERSEMBAHANKU Kaleku sola Pemala’ku
Rabu, 27 Mei 2020 1 Raja-Raja 8:68:62
AKU DAN PERSEMBAHANKU
Kaleku sola Pemala’ku
Pernakah kita merasa rugi saat memberi persembahan? Apa alasan memberi persembahan? Untuk apa persembahan yang mahal-mahal itu untuk Tuhan?
Salomo mempersembahkan korban sembelihan di hadapan Tuhan bersama dengan umat Israel (ay.62). Salomo mempersembahkan 22.000 ekor lembuh sapi, 120.000 kambing domba. Perayaan penahbisan dilaksanakan selama satu minggu bersama dengan seluruh orang Israel atau istilah yang dipakai dalam Alkitab “jalan masuk ke Hamat sampai sungai Mesir” (ay. 65). Setelah perayaan berlangsung selama tujuh hari itu bangsa Israel kembali ke kemah mereka masing-masing sambil bersukacita atas segala kebaikan yang telah dilakukan Tuhan kepada orang Israel (ay.66). Dengan selesainya pembangunan Bait Allah, terpenuhilah dua janji penting yang telah dibuat Allah dengan bangsa Israel. Pertama, janji kepada Daud bahwa putranya akan menjadi raja dan yang membangun bait Allah (2 Sam. 7). Kedua, Israel akan mengalami masa damai setelah menaklukan tanah perjanjian atau Kanaan dan mendirikan pusat peribadatan di tempat yang telah dipilih Allah (Ul.12:5-19). Bait Allah mempersatukan seluruh bangsa Israel secara keagamaan.
Lalu bagaimana dengan hidup kita? Apakah kita telah merasa bersukacita memberikan persembahan sebagai tanda syukur atas kebaikan Tuhan yang telah menyertai kehidupan kita seperti Salomo? Karena itu nyatakanlah persembahan kita sebagai ungkapan syukur yang tulus karena tidak ada yang dapat melebihi persembahan sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Kristus dengan mempersembahkan darah-Nya untuk kebahagiaan kita sebagai orang-orang yang percaya kepada-Nya. Amin
Diposting tanggal 20 May 2020
