Rabu, 11 November 2020 Yeremia 31:31-34 PERJANJIAN ALLAH DIPERBAHARUI (Kadiba’ruianna Pangallu’-Na Puang Matua) God’s Covenant is Being Renewed
Rabu, 11 November 2020 Yeremia 31:31-34
PERJANJIAN ALLAH DIPERBAHARUI
(Kadiba’ruianna Pangallu’-Na Puang Matua)
God’s Covenant is Being Renewed
Semua orang pernah berjanji. Minimal kita pernah membuat janji kepada anak-anak kita atau kepada teman. Bagaimana perasaan kita ketika kita membuat janji pada seseorang tetapi yang bersangkutan mengingkari janji? Dikhianati dengan ingkar janji adalah hal yang menyakitkan. Manusia merasa dendam atau paling tidak sakit hati dan itu nampak dari sikap enggan untuk menyapa, berbicara, atau bertemu dengan orang yang dirasa mengkhianatinya.
Bagaimana dengan Allah? Israel sudah mengingkari perjanjian dengan Allah. Mereka memberontak kepada Allah. Allah memang “marah” namun Ia tidak meninggalkan sifat kasih-Nya kepada dunia ini, termasuk kepada Israel dan Yehuda, bangsa yang nenek moyangnya mengkhianati Allah. Perjanjian Sinai dalam bacaan kita hari ini ditekankan kembali oleh Allah. Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku (ay.3b). Tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman Tuhan, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka (ay.34).
Janji Allah pun berlaku bagi kita semua melalui karya kasih Kristus yang memberikan nyawa-Nya untuk keselamatan dunia ini. Jadi, karya Kristus adalah sekali dan untuk selama-lamanya untuk keselamatan dunia ini. Karena itu, marilah kita menghidupi dan bersyukur atas karya Kristus dengan mengasihi Tuhan dan sesama kita. Amin
Diposting tanggal 06 Nov 2020
