Minggu, 21 Oktober 2018 Ibrani 6:1-8 MAJU ATAU MUNDUR
Minggu, 21 Oktober 2018 Ibrani 6:1-8
MAJU ATAU MUNDUR
Selaku orang Kristen yang di baptis dan mengaku secara dewasa bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat bagaimana kita menghadapi tekanan pergumulan dan banyaknya keinginan? Tidak sedikit anak muda yang meninggalkan Tuhan hanya karena cinta. Juga tidak jarang orang-orang dewasa kemudian berbalik meninggalkan Tuhan karena jabatan (soal ekonomi). Bagaimana dengan pengakuan kita?
Penulis Ibrani menegur para pembacanya karena mereka masih kanak-kanak rohani padahal mereka seharusnya sudah dewasa. Mengerti belum mengerti ajaran-ajaran kebenaran firman Tuhan padahal kebenaran itu akan membuat iman mereka kukuh dalam menghadapi tekanan dan penganiayaan (psl.5:11-14). Sebaliknya mereka justru memperdebatkan ajaran seperti pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang mati dll (ay.2). Memperdebatkan hal ini bisa membuat mereka mengabaikan perkara yang paling mendasar seperti menerima anugerah keselamatan, pencerahan oleh Roh Kudus dll (ay.4-5). Akibatnya mereka akan berada dalam masalah/bahaya, yaitu menolak ajaran keselamatan sebagai kebenaran. Hal ini berarti mengingkari anugerah Allah di dalam Kristus/murtad (ay.6). Ilustrasi tanah menggambarkan bagaimana yang beriman sejati akan seperti tanah yang menerima air hujan menjadi subur dan memberi hasil yang baik. Yang mengeluarkan semak duri yang tidak berguna adalah mereka yang terus menerus menerima kabar baik tetapi tetap mengeraskan hati ( ay.7-8).
Kita juga telah menerima keselamatan dari Allah dan merasakan tuntunan serta kasihNya. Tetapi apakah iman kita sudah berjalan maju setiap hari seperti tanah yang menerima air hujan? atau apakah kita memiliki hati yang tetap keras? mari kita merenungkan itu secara mendalam. Amin
Diposting tanggal 17 Oct 2018
