MENJADI BAGIAN DARI RENCANA ALLAH YANG PASTI (Dipaalai Bilangan Lan Kamanassan Tanan PenaanNa Puang Matua) Roma 12:1-8
Bahan Penelaahan Alkitab, 28 Agustus - 2 September 2017
MENJADI BAGIAN DARI RENCANA ALLAH YANG PASTI
(Dipaalai Bilangan Lan Kamanassan Tanan PenaanNa Puang Matua)
Roma 12:1-8
Tujuan: Lihat tujuan khotbah Minggu, 27 Agustus 2017
Pembimbing
Sesuatu yang pasti biasanya akan selalu membuat seseorang untuk lebih serius mengupayakannya. Apalagi jika hal tersebut bisa menguntungkan kehidupannya. Rasul Paulus menjadi sangat yakin akan keberadaan dan janji Tuhan setelah mengalami “titik balik” dalam hidupnya. Sehingga terbangun satu paham yang kokoh bahwa dia telah menjadi bagian dari rencana penyelamatan Allah yang pasti melalui Yesus Kristus. Kalau janji Allah itu telah dipenuhi dan dialami oleh para pendahulunya seperti Abraham, Daud, Salomo maka ia yakin bahwa rencana Allah yang pasti yaitu pembebasan dan penyelamatan, juga nyata dalam hidupnya. Keyakinan iman yang terbangun karena percaya janji Allah tersebut tidak hanya sebatas pengakuan di mulut saja melainkan juga penyerahan diri seutuhnya kepada Tuhan. Orang percaya yang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, tentu berupaya membuat hidupnya bersih dan terpisah dari cara hidup duniawi. Perubahan positif tersebut memungkinkan kita melayani dalam segala cara kepada sesama kita dengan menggunakan talenta yang dimiliki. Kita berada dalam relasi, bukan saja dengan Kristus tetapi kita hidup satu sama lain di dalam Kristus.
Pesan Firman Tuhan melalui Rasul Paulus, bahwa orang yang yakin bahwa ia telah dibenarkan karena iman, akan selalu berupaya melakukan kehendak Tuhan.
Pertanyaan diskusi:
1.Baca dan maknai dengan baik ayat 1,2, kemukakan pendapat masing-masing, apakah cara hidup selama ini sudah mencerminkan ibadah yang benar?
(Basai sia pemaranga meloi tu aya’ 1,2, Pokadai tu pangappa’ta, manassa siamoraka tu katuoanta te dio mai kumua umpapayanmo kamenomban tongan?
2.Bagaimana upaya yang seharusnya dilakukan, untuk mengarahkan orang percaya yang sudah terlanjur hidup dengan pola yang tidak sehat dan perilaku buruk, agar menyadari bahwa tubuhnya adalah persembahan yang hidup bagi Tuhan dan bahwa dengan menjaga kekudusan hidup ia dapat menjadi bagian dari rencana penyelamatan Allah?
(Apa tu sipatu dipogau’ la umpanundu’i tu to ma’patongan dikua anna ia tu naporinnamo penggauran kadake ma’din mengkilala kumua ia tu batang kalena pemala’ tuo lako Puang Matua sia ia tu umpangu’gui katuoan masero iamo dinai umpaalaiki’ bilangan lan tanan penaanNa Puang Matua)
Diposting tanggal 26 Aug 2017
