Kamis,12 November 2020 Wahyu 16:1-7 TUHAN BERTINDAK ADIL PADA UMATNYA (Tang pakayun bimbang tu Puang Lako Taun-Na) God Act Righteous to HIS People

Kamis,12 November 2020 Wahyu 16:1-7
TUHAN BERTINDAK ADIL PADA UMATNYA
(Tang pakayun bimbang tu Puang Lako Taun-Na)
God Act Righteous to HIS People

Dalam Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru kita menjumpai banyak simbol. Namun ada kecenderungan dalam diri kita untuk tidak tertarik pada sesuatu yang dinyatakan dengan simbol. Kecenderungan ini mungkin diakibatkan oleh seringnya orang salah menafsirkan sebuah simbol. Untuk suatu peristiwa, mungkin hal ini dapat dibenarkan, tetapi kecenderungan tersebut tidak selalu benar. F.F.Bruce, seorang sarjana ahli Perjanjian Baru terkenal, mengatakan pendapatnya tentang pasal ini: "Seluk-beluk malapetaka-malapetaka dalam pasal ini juga pasal-pasal sebelumnya adalah simbolis. Walaupun demikian, semuanya menyatakan suatu realitas yang dahsyat".

Bacaan kita hari ini merupakan suatu simbol cawan. Malapetaka-malapetaka yang Allah datangkan di pasal-pasal sebelumnya memang selalu dinyatakan dengan simbol (ps. 1,5,8,10,12,15), tetapi simbol-simbol tersebut menandakan sebuah realitas yang harus diwaspadai. Artinya, simbol yang menggambarkan tentang malapetaka-malapetaka tersebut dapat dijadikan peringatan bahwa Allah serius menindak perbuatan dosa. Namun, manusia tetap pada kesombongannya (bdk. 2 Tim. 3:1-9). Gambaran tentang tujuh cawan murka Allah ini ada kemiripan dengan tujuh sangkakala (Why.8:2-11:19).

Allah tentu punya alasan menumpahkan cawan murka-Nya ke atas bumi ini. Alasannya sangat jelas yaitu dosa yang telah membuat hati  Allah tidak tenang bila tidak menumpahkan murka-Nya atau penghakiman-Nya. Setiap pelanggaran dan dosa harus dihukum itulah wujud manifestasi keadilan-Nya. Sebab itu marilah kita berjaga-jaga dan tetaplah berserah pada Tuhan agar murka-Nya tidak dinyatakan lagi kepada kita. Amin


Diposting tanggal 09 Nov 2020

Daftar Artikel

Menerjemahkan paham dan istilah-istilah Teologi dalam bahasa Indonesia bukanlah hal yang mudah. Kosa.....

Selengkapnya ..

Karya ini adalah refleksi atas pengalaman selama dua puluh tahun lebih (1962-1980-an) di dalam tugas.....

Selengkapnya ..

Budaya nenek moyang orang Toraja terbentuk dengan latar belakang suatu sistem religi atau agama suku.....

Selengkapnya ..

Dalam tulisan ini, penulis mencoba melangkah lebih lanjut dari sebuah tafsiran dengan sebuah kerangk.....

Selengkapnya ..

Dalam usia yang masih sangat muda Yoas menjadi raja. Ia berusia 7 tahun saat itu. Dan selama 40 tahu.....

Selengkapnya ..

Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidu.....

Selengkapnya ..

"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, .....

Selengkapnya ..

Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak seja.....

Selengkapnya ..

Delik pernikahan memang tidak sesempit masalah pemberkatan nikah ulang (remarriage). Hal memilih pas.....

Selengkapnya ..

Wahai patung pualam, hidup ini sungguh tidak adil. Benar-benar tidak adil! Mengapa orang-orang dari .....

Selengkapnya ..

Jika anda berusaha menyenangkan semua orang, bisa jadi anda tak akan dapat menyenangkan siapa pun......

Selengkapnya ..

Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik, dia memulai, ketika .....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...