Senin 9 April 2018 1 Yohanes 2:1-6 DIBUTUHKAN PAGAR
Senin, 9 April 2018 1 Yohanes 2:1-6
DIBUTUHKAN PAGAR
Seorang bapak, pensiunan guru, membandingkan anak sekolah zaman sekarang dengan zaman dulu. Ia berkata: “Saya heran, sekolah sudah dipasang pagar, anak sekolah zaman sekarang malah lompat pagar. Dulu, sekolah-sekolah tidak dipasang pagar tetapi tidak ada anak sekolah yang lompat pagar.” Dalam hati, saya bergumam “hmm, bagaimana bisa lompat kalau pagarnya tidak ada! Hehe…” Mungkin bapak tersebut bermaksud mengkritik perilaku beberapa oknum anak sekolah zaman sekarang yang memang tidak kenal batasan lagi. Seharusnya keberadaan pagar sekolah membuat anak sekolah mengenal batas, namun kenyataannya tidak. Masih banyak yang membolos dengan cara lompat pagar. Padahal salah satu fungsi pagar ialah sebagai tanda pembatas. Begitu ketemu pagar, berarti sampai di situlah batasnya. Tidak boleh diseberangi. Melewati pagar (lompat), berarti melanggar.
Rasul Yohanes menulis: …”hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa” (ay.1). Sebuah tulisan yang diperuntukkan kepada anak-anaknya, yaitu seluruh jemaat. Dalam tulisan tersebut ditegaskan tentang peran Tuhan Yesus sebagai Pengantara yang menjamin pengampunan dosa (ay.1,2). Orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus, wajib menuruti perintah-perintah-Nya dan hidup sama seperti Kristus telah hidup (ay.3-8). Rasul Yohanes berharap jemaat menjadikan seluruh Firman Tuhan sebagai perintah atau sebagai pagar supaya jangan berbuat dosa.
Kita membutuhkan pedoman untuk berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh pedoman tersebut telah tersedia bagi kita dalam bentuk tulisan-tulisan Firman Tuhan. Itulah yang akan berfungsi sebagai pagar supaya kita jangan berbuat dosa. Amin
Diposting tanggal 03 Apr 2018
