Bahan Khotbah Minggu ke-14, Tanggal 8 April 2018 HIDUP DALAM TERANG KRISTUS (Tuo Lan Arrangna Kristus)
Bahan Khotbah Minggu ke-14, Tanggal 8 April 2018
HIDUP DALAM TERANG KRISTUS
(Tuo Lan Arrangna Kristus)
| Bacaan Mazmur | : Mazmur 133:1-3 |
| Bacaan 1 | : Kisah Para Rasul 4:32-35 (Bahan Utama) |
| Bacaan 2 | : 1 Yohanes 1:5-10 |
| Bacaan 3 | : Yohanes 20:19-23 |
| Nas Persembahan | : Mazmur 133:1,3 |
| Petunjuk Hidup Baru | : 1 Korintus 1:7 |
Tujuan:
-
Jemaat memahami dan menghayati bahwa Yesus adalah terang hidup
-
Jemaat hidup dalam terang Kristus untuk saling menolong satu sama lain
Pemahaman Teks
Mazmur 133 adalah Mazmur Daud yang berisi nyanyian puji-pujian tentang persaudaraan sebagai alamat berkat dari Allah yang digambarkan seperti minyak suci pada pentahbisan Imam dan embun yang turun ke atas bumi. Pemazmur memandang bahwa salah satu ciri hidup yang benar dalam Allah adalah mencintai kerukunan.
1 Yohanes 1:5-10 berisi nasihat Yohanes yang mendorong jemaat tetap teguh berpegang pada kebenaran bahwa Yesus Anak Allah yang telah menumpahkan darah-Nya demi menyucikan manusia dari dosa. Setiap orang yang mengimani-Nya harus terus menerus menguduskan diri dengan mengakui dosa-dosanya dihadapan Allah.
Yohanes 20:19-23 adalah cerita mengenai penampakan diri Yesus kepada para murid dalam rangka meyakinkan mereka tentang fakta kebangkitan-Nya. Penampakan diri ini sekaligus mengubah pikiran para murid tentang Dia yang sungguh-sungguh berkuasa atas kematian. Hal tersebut membawa sukacita ketika mereka tidak lagi fokus pada masa lalu yakni masa dimana Yesus mengalami penderitaan dan kematian. Kini mereka harus fokus pada Kristus yang telah bangkit sehingga sukacita dan damai sejahtera menguasai hati, pikiran dan hidup mereka untuk mengemban tugas berikutnya yakni menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus.
Pola hidup jemaat mula-mula dalam Kisah Para Rasul 4:32-35 menggambarkan fakta kehidupan yang dikuasai Roh Kudus dengan hidup saling mengasihi. Mereka yang telah menerima Roh Kudus berkumpul di Yerusalem. Dalam sehari saja, terdapat tiga ribu jiwa yang bertobat, bahkan pada hari yang lain lima ribu orang dan tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka. Tidak perlu diragukan, apakah mereka semua dibaptis dan membuat pengakuan iman, karena Roh Kudus telah menggerakkan para rasul itu keberanian untuk memberitakan iman kepada Kristus, juga memberi mereka keberanian untuk mengakuinya.
Mereka sehati dan sejiwa (ayat 32). Sebelum mereka percaya kepada Kristus, boleh jadi mereka sama sekali tidak saling mengenal satu dengan yang lain. Bahkan mungkin ada di antara mereka yang berselisih paham di sekitar kepentingan warga negara. Namun setelah mereka menjadi percaya, hal itu diabaikan. Kini mereka percaya kepada Kristus dengan hidup saling mengasihi dalam kekudusan. Inilah kehidupan di bawah terang Kristus, yakni saling mengasihi (Yohanes 13:34), supaya mereka menjadi satu (Yohanes 17:21).
Dengan kuasa Roh Kudus rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus (ayat 33). Situasi yang begitu berbeda tampak sebelum mereka berjumpa dengan Kristus yang bangkit. Waktu itu mereka diliputi situasi yang kacau, cemas dan takut. Akan tetapi kini mereka memperoleh kuasa untuk bersaksi tentang kebenaran yang sesungguhnya, bahwa Yesus yang telah disalibkan itu adalah Tuhan dan Mesias. Tenaga, semangat, dan keberanian mereka miliki untuk memberitakan dan mengakui kebenaran di depan umum. Mereka tidak melakukannya dengan takut dan malu-malu, tetapi dengan semangat dan tekad yang kuat, bahkan mujizat dan tanda-tanda lain juga mengikuti kesaksian dari para rasul itu.
Mereka hidup bermurah hati dan berbagi, akan tetapi tidak seorang pun yang berkekurangan. Setiap orang dari mereka suka berbagi dan tidak menikmati kepunyaannya sendiri. Mereka sehati dan sejiwa, karena mereka merasa bahwa dalam persekutuan dengan Kristus adalah hal yang lebih utama.
Pokok-pokok yang dapat dikembangkan
Terang Kristus dapat diwujudkan melalui beberapa hal:
1. Hidup Bermurah Hati Sebagai Wujud Terang Kristus
Selain giat memberitakan Injil, maka ciri jemaat yang pertama adalah, memelihara persekutuan kasih yang indah. Mereka hidup saling peduli, sampai-sampai harta yang mereka punyai dilihat sebagai milik bersama (ayat 32). Semua itu terjadi karena, mereka telah menerima kasih karunia yang berlimpah-limpah dalam Yesus Kristus. Selain itu, mereka melayani tidak dengan sembarangan, tetapi segala yang dilakukan dipercayakan kepada para rasul yang menjadi pemimpin jemaat saat itu. Mereka memberi dengan kemurahan hatinya dan itulah salah satu bukti kedewasaan mereka dalam beriman kepada Kristus. Berangkat dari hal tersebut, maka pertanyaan yang perlu direnungkan adalah, apakah pola hidup saling mempedulikan masih terpelihara dalam persekutuan kita?
2. Mengasihi Tuhan: Peduli Kepada Sesama
Orang Kristen mula-mula, seperti Barnabas (ayat 36), memiliki kasih yang besar kepada Tuhan dan sesamanya. Itulah sebabnya mereka rela membagikan harta milik mereka tanpa pamrih. Memang tidak mudah menganggap harta milik pribadi sebagai harta milik bersama, namun kita harus sadar bahwa Tuhan selalu bekerja melalui kita untuk menyatakan kepedulian kepada sesama dan bukan penampung berkat. Tuhan mengasihi anak-anak-Nya yang berhati tulus dan yang tidak membeda-bedakan orang untuk dikasihi.
3. Hidup Dalam Terang Kristus: Berani Bersaksi Tentang Kristus
Para rasul mengabaikan larangan Sanhedrin (Mahkamah Agama Yahudi) untuk bersaksi namun kasih karunia Allah telah menguatkan mereka untuk tetap menyaksikan kebangkitan Yesus (ayat 32-33). Roh Kudus menggerakkan para rasul sehingga mereka pun berani bersaksi tentang Kristus melalui perkataan dan sikap hidup dalam bentuk saling mempedulikan. Karena itu dipahami bahwa, setiap orang yang telah percaya kepada Yesus Kristus adalah anak-anak terang. Namun dalam mempertahankan diri sebagai anak-anak terang, gereja sering menghadapi berbagai macam tantangan, akibatnya suara kenabian gereja sering menjadi lemah. Karena itu, dibutuhkan cara hidup bersaksi yang mewujud dalam tindakan yang menggambarkan terang Kristus yang harus nampak dalam sikap dan perbuatan.
Diposting tanggal 03 Apr 2018
