Warta Sinodal

Tingkatkan Peluang Nasabah, BPR Bank Toraya Lakukan Strategi Menuju 2027

14 October 2026 • Gereja Toraja • 23 kali dibaca
Kantor BPR Bank Toraja
Kantor BPR Bank Toraja

TORAJA – BPR Bank Toraya menyusun sejumlah strategi untuk meningkatkan peluang nasabah baru, dengan tetap memprioritaskan seluruh pegawai Gereja Toraja untuk menabung dan mengambil kredit. Langkah ini ditempuh dalam rangka mewujudkan Visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama Dalam Harmoni.

Direktur Umum BPR Bank Toraya, Katarina Tombi, S.E., CRBD., menjelaskan bahwa penghimpunan dana dilakukan melalui berbagai kelompok sasaran, mulai dari lembaga hingga masyarakat umum.

"Penghimpunan dana kami lakukan melalui Lembaga Pelayanan Gerejawi (LPG), jemaat-jemaat Gereja Toraja di Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja, sekolah-sekolah di bawah naungan YPKT, serta universitas di bawah YPTKM. Kami juga menjangkau pasar, toko-toko, para pengusaha, dan warga masyarakat Toraja, baik yang berdomisili di Toraja maupun di luar Toraja,"ucapnya.

Untuk memperluas peluang bisnis, BPR Bank Toraya berencana membuka jaringan kantor baru pada 2026 berupa kantor kas yang akan melayani nasabah di Kabupaten Tana Toraja. Selain itu, BPR Bank Toraya akan mendatangi pengurus LPG yang baru diutus pascasidang SSA XXVI Palopo. Pertemuan tersebut bertujuan memelihara dan meningkatkan jalinan bisnis yang sudah berjalan, sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama baru yang saling menguntungkan.

"Kami ingin bersilaturahmi dengan pengurus LPG yang baru diutus pascasidang SSA 26 Palopo. Kami akan memelihara dan meningkatkan jalinan bisnis yang sudah berjalan, sekaligus membuka kemungkinan kerja sama baru yang menguntungkan bersama. Misalnya dengan YPTKM, kami memohon agar pada tahap awal salah satu fakultas membayar uang kuliah di BPR Toraya," tambahnya.

Dari sisi penyaluran dana, BPR Bank Toraya masih memprioritaskan kredit bagi pegawai tetap Gereja Toraja yang gajinya telah tersentralisasi, melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan pimpinan dan bendahara. Pada Juli 2026, BPR Bank Toraya juga mengoreksi suku bunga kredit menjadi 0,85 persen hingga 1 persen, dari sebelumnya 1 persen.

Dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan LPG lain, Direktur BPR Bank Toraya, Glorian P. Boong, S.E., M.M., AAAIK., CRBD., mengajak LPG lain termasuk OIG untuk dapat menyambut program Literasi Keuangan yang rutin dilaksanakan oleh BPR Bank Toraya tiap tahunnya.

“Kita dari BPR menghimbau agar LPG lain, termasuk OIG yang ada, untuk dapat bersinergi dengan BPR Bank Toraya dalam melaksanakan kegiatan literasi keuangan. Kita akan mengusung tema yang masih sangat relevan dengan kondisi kita saat ini, yaitu bahaya Judi Online, Pinjaman Online Ilegal, dan Penipuan berkedok Investasi. Kita dapat mengundang pemateri langsung dari OJK dan LPG/OIG yang ikut tidak perlu mengeluarkan biaya, semua ditanggung BPR dan OJK," tutupnya.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya