TONGKONAN SANGULLELE– Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menerima kunjungan CBN Cahaya Bagi Negeri di Aula Tongkonan Sangullele, Jumat (23/10/2026). Pertemuan ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali nota kerja sama pelayanan antara CBN dan Gereja Toraja.
Pertemuan turut dihadiri Pengurus Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT), yakni Ketua Pnt. Dr. Ishak Pasulu, M.Si., bersama Sekretaris Dkn. Drs. Paseranan Tangkedatu, Ketua Pengurus Pusat PWGT, Pnt. Dice Kondorura, S.Sos., M.H.
Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th., mengungkapkan sukacita atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kerja sama antara kedua pihak telah berjalan sejak tahun 2021.
“Kami senang sekali mendapat kunjungan dari CBN Cahaya Bagi Negeri. Pertemuan kali ini untuk merefresh kembali nota kerja sama pelayanan CBN dengan Gereja Toraja,” ujarnya.
Menurut Pdt. Yusuf, program kerja sama itu menyangkut pelayanan untuk pengembangan karakter anak-anak, baik di Taman Kanak-Kanak (TK) maupun di sekolah minggu. Selain itu, terdapat pula program parenting project. Ia berharap program tersebut semakin ditingkatkan ke depan.
“Perkembangan parenting itu menyangkut tanggung jawab orangtua dalam membangun karakter Kristiani bagi anak-anak, yang dimulai dari keluarga,” tambahnya.
Dari pihak CBN, Riris Pakpahan, perwakilan CBN wilayah Sulawesi, mengakui bahwa kerja sama yang sebelumnya telah dituangkan secara tertulis melalui nota kesepahaman (MoU) belum sepenuhnya terlaksana. Karena itu, ia menilai pertemuan kali ini sebagai langkah awal yang baru.
“Jika di tahun-tahun lalu kita sudah menuangkan kerja sama secara tertulis melalui MoU, tetapi banyak program kita dari CBN yang belum terlaksana, maka hari ini adalah langkah awal,” katanya.
Riris meyakini, bila rencana dan program yang telah disusun dikerjakan bersama Gereja Toraja, hasilnya akan terlaksana dengan baik dan menjadi berkat.
“Jika itu bisa kita kerjakan secara bersama-sama, menjadi satu kekuatan mengerjakan Amanat Agung Tuhan Yesus,” tuturnya.
Penyegaran kerja sama pelayanan anak dan keluarga ini menjadi bagian dari langkah Gereja Toraja dalam mewujudkan Visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama Dalam Harmoni.