Warta Sinodal

Perkuat Komitmen Bersama, YPKT Palopo Kembangkan Sekolah Transformasi

04 November 2026 • Gereja Toraja • 10 kali dibaca
Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja bersama YPKT Palopo
Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja bersama YPKT Palopo

PALOPO – Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di lingkungan Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT) Palopo, khususnya dalam pengembangan sekolah transformasi dan pendidikan yang bersifat holistik, dipandang perlu membangun komitmen dan kesepahaman bersama di antara seluruh pemangku kepentingan pada satuan pendidikan.

Upaya ini menjadi langkah awal agar pengembangan sekolah transformasi berjalan terarah dan berkelanjutan, mempertemukan Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, YPKT Palopo dan menghadirkan sejumlah tenaga pendidik, bertempat di Aula Kantor Klasis Palopo, Rabu (4/11/2026).

Ketua III Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pnt. David Somalinggi, S.T., menjelaskan bahwa sejumlah sekolah binaan di Toraja dan Makassar telah lebih dahulu melaksanakan transformasi. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi YPKT Palopo. Menurutnya, kerja sama dalam pengembangan sekolah transformasi perlu terus dibangun agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

“Beberapa sekolah binaan kita di Toraja dan Makassar sudah melaksanakan transformasi. Karena itu, kerja sama dalam pengembangan sekolah transformasi ini perlu kita jalin bersama.”
 — Pnt. David Somalinggi, S.T., Ketua III BPS Gereja Toraja

Sementara itu, Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. Dr. Alfred Yohanes Rantedatu, M.Th., menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mengembangkan sekolah transformasi. Ia menyebut keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik. Karena itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) pendidik menjadi perhatian utama.

“Kunci sekolah transformasi ada pada tenaga SDM pendidik. Karena itu, kita perlu belajar bersama di lingkup YPKT dan membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.”
 — Pdt. Dr. Alfred Yohanes Rantedatu, M.Th., Ketua Umum BPS Gereja Toraja

Selain penguatan SDM, Ketua Umum BPS juga menyampaikan bahwa laporan keuangan akan disampaikan secara rutin kepada sekolah. Langkah ini dimaksudkan agar pengelolaan sekolah berjalan transparan dan akuntabel, sehingga seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama tentang kondisi dan kebutuhan sekolah.

Sebagai tindak lanjut, pelatihan akan dilaksanakan pada awal tahun. Pelatihan ini menjadi bagian dari proses belajar bersama sekolah-sekolah transformasi di lingkup YPKT. Dengan begitu, para pendidik dan pengelola sekolah dapat bersama-sama memperkuat kapasitas dan menyamakan langkah.

Melalui komitmen bersama para pemangku kepentingan, pengembangan sekolah transformasi di lingkungan YPKT Palopo diharapkan menghadirkan pendidikan yang bermutu dan holistik bagi anak-anak warga gereja sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama Dalam Harmoni.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya