Warta Sinodal

BPS Gereja Toraja Sambut Sinergi GMNI Toraja Utara, Upaya Tangani Karhutla Toraja

26 October 2026 • Gereja Toraja • 6 kali dibaca
Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja bersama GMNI Toraja Utara
Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja bersama GMNI Toraja Utara Foto: Inforkom Gereja Toraja - Krisnawati Ranteallo

Tongkonan Sangullele – Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyambut kunjungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Toraja Utara di Tongkonan Sangullele, Senin (26/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, GMNI memaparkan sejumlah program yang telah dan akan mereka laksanakan. Salah satunya adalah pembentukan ruang diskusi sosial budaya, yang diharapkan dapat bersinergi dengan BPS Gereja Toraja.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. Dr. Alfred Yohanes Rantedatu Anggui, M.Th., bersama Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th., menyambut para pemuda-pemudi GMNI dan mengajak mereka terlibat dalam kegiatan sosial budaya. Pdt. Alfred mendorong anak muda untuk aktif turun langsung bersama masyarakat tanpa melupakan tanggung jawab akademik mereka. Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan dengan biaya minimalis tetap bisa berdampak besar.

“Anak-anak muda perlu aktif dalam aksi yang terlibat langsung dengan masyarakat, tetapi jangan melupakan tugas utama sebagai mahasiswa.”
 — Pdt. Dr. Alfred Yohanes Rantedatu Anggui, M.Th., Ketua Umum BPS Gereja Toraja

Sementara itu, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th. mengapresiasi kehadiran GMNI dan menekankan pentingnya memanfaatkan momentum dengan tepat melalui tindakan konkret. Ia secara khusus menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengajak para pemuda melihat langkah yang dapat mereka ambil. Ia juga berharap GMNI dapat menjadi bagian dari audiens bersama Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT), yang melalui pengembangan sumber daya manusianya menghimpun seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP).

“Kehadiran kita itu sangat penting. Khususnya terkait kebakaran hutan dan lahan, coba lihat apa yang bisa kita lakukan.”
 — Pdt. Yusuf Paliling, M.Th., Ketua V BPS Gereja Toraja

Pertemuan ditutup dengan arahan kepada Sekretaris CCGT, Pdt. Hezel, untuk melibatkan pemuda-pemudi GMNI dalam upaya penanganan karhutla. Harapannya, semua pihak tergerak menjaga hutan sebagai rumah bersama, mewujudkan Visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama Dalam Harmoni.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya