Senin, 11 November 2019 Hagai 2:11-15 MENULARKAN KEBAIKAN (Umpopellele kameloan)
Senin, 11 November 2019 Hagai 2:11-15
MENULARKAN KEBAIKAN
(Umpopellele kameloan)
Suatu hari seorang ayah memarahi anaknya dengan mengucapkan kata-kata kasar dan keadaan itu sering terjadi setiap kali anaknya melakukan kesalahan. Karena seringnya mendengar kata-kata kasar keluar dari mulut sang ayah maka tidak lama kemudian anaknya itu membalas kemarahan ayahnya dengan mengucapkan kata-kata kasar yang sering di dengarnya dari ayahnya. Pada kenyataannya keburukan lebih cepat menyebar di bandingkan dengan kebaikan.
Allah melalui Nabi Hagai meminta umat-Nya untuk mempertimbangkan kerinduan mereka untuk membangun Bait Suci. Oleh karena di antara mereka ada orang-orang yang tidak menjaga kekudusan hidup mereka dan itu akan mencemari Bait Suci. Mereka akan menularkan kenajisan mereka dari pada kekudusan mereka sehingga pembangunan Bait Suci ini terancam oleh ikut sertanya orang-orang yang najis ini.
Seorang yang terkena penyakit menular akan di hindari oleh banyak orang. Bahkan di rumah sakit orang-orang pun yang terkena penyakit menular memiliki tempat khusus agar mereka tidak menularkan penyakit mereka kepada orang banyak. Dosa dan keburukan adalah penyakit menular yang tidak bisa di sangkal, akan tetapi kebanyakan orang lebih senang menyebarkan keburukan atau dosa di dalam hidupnya, entah itu dalam kehidupan keluarga pun dalam kehidupan berjemaat dan masyarakat. Sebagai pengikut Kristus sudah seharusnya kita dapat menularkan kebaikan di dalam hidup kita bukan agar kita juga menerima kebaikan tetapi agar setiap orang dapat hidup kudus di hadapan Allah karena kita dapat menularkan cara hidup kudus. Karena itu jadilah pribadi yang selalu menularkan kehendak Allah dalam kehidupan. Amin
Diposting tanggal 04 Nov 2019
