Sabtu, 20 Oktober 2018 Wahyu 17:15-18 PENGHAKIMAN DAN PEMULIHAN
Sabtu, 20 Oktober 2018 Wahyu 17:15-18
PENGHAKIMAN DAN PEMULIHAN
Penghakiman dan pemulihan adalah hal yang tidak terpisahkan dari bagaimana Allah membentuk umat-Nya menjadi pribadi yang berkenan kepada-Nya. Sejarah mengisahkan bahwa jika umat-Nya memberontak dan melawan Allah maka penghukuman pun datang pada umat. Namun beberapa waktu kemudian Allah pun akhirnya mendatangkan pemulihan. Itulah Allah yang tak pernah habis mengasihi umat-Nya.
Rancangan Allah yang maha besar itu sungguh tak terselami oleh akal pikiran manusia. Kerajaan Romawi yang dianggap sebagai ratu dunia pada zaman Yohanes, dihancurkan oleh Allah sendiri. Bahwa anti Kristus dan sekutunya dipakai oleh Allah untuk menghancurkan Roma yang juga dihancurkan oleh gempah bumi (ay.16:19). Kaisar Nero mengharapkan dia bangkit hanya untuk membinasakan kerajaan itu selama tiga setengah tahun (Wah.13:5). Amat menarik disini bahwa pemerintah anti Kristen beralih melawan kota anti Kristen. Siapa menyangka bahwa Allah dapat menggunakan pemerintah itu sendiri menghancurkan dirinya sendiri. Dan peristiwa alam seperti gempah bumi juga dipakai untuk menghakimi raja-raja yang mencoba menghancurkan pekerjaan-pekerjaan Allah. Dengan itu Allah menghancurkan lawannya kemudian memulihkannya kembali. Dikatakan “sebab Allah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendakNya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu (raja yang baru) sampai segalah Firman Allah telah digenapi (ay.17).
Sungguh Allah berdaulat menghakimi dan memulihkan. Tidak ada satu kekuatan yang sanggup menutup apa yang Allah buka, dan tidak ada yang sanggup membuka apa yang Ia tutup. Jangan pernah menghalangi pekerjaan-Nya. Sembahlah Dia sepanjang hidup kita, sebab Ia adalah Allah di sorga dan di bumi. Amin.
Diposting tanggal 17 Oct 2018
